Istri muven di pantai sawarna

5715 0
207080_10150154155989140_133603344139_6373524_7134098_n

cersex69 – maaf belepotan nulisnya
nama ane samarkan
bila ada tokoh yang kebetulan ikut membaca dan kebetulan member semprot
ane mohon maaf sebesar besarnya
foto barbuk menyusul ya suhu

sekitar 4 bulan yang lalu, adalah bulan di mana bini ane ultah gan,,
dan ane berniat merayakan bareng bini dan sikecil anak ane di pantai..
akhirnya jatuh pilihan di pantai ujung genteng,,,
bagi buta kami berangkat, bini dah ane suruh memakai baju yang sexy di jalan
biar ane gak jenuh dan semangat dijalanan,, hehehheehe
setelan tangtop dan rok mini menjadi wajib kostum dijalan buat bini ane
karna sikecil tidur di jok belakang, bini jadi leluasa untuk ngobrol bareng ane
sampe didaerah cianjur, hari sudah terang dan banyak orang lalu lalang dijalan
yang banyak pria yang melongok longok ke arah kendaraan ane. dan setelah ane liat, ternyata dari posisi
duduk bini ane yang menarik perhatian ,
dengan duduk se enaknya memperlihatkan paha yang putih mulus

sampai GPS mengarahkan kami daerah melewati jalan yang jauh dan berliku,
daerah perbukitan dan pedesaan sepi, ane jadi terangsang melihat posisi duduk bini ane
selama perjalanan ane maikan terus meki bini dan bini mainin konti ane gan…

akhirnya kami tiba sekitar pukul 2 siang
setelah berkeliling sampai senja hari , kami memutuskan untuk
cari penginapan,,,
tapi memang pantai ujung genteng termasuk pantai yang masih perawan, jarang pengunjung saat itu,
pas memasuki malam hari,, suasana sangat sepii sekali. bini ane merasa takut dengan kondisi sepi dan gelap seperti itu, akhirnya kami memutuskan untuk meninggalkan pantai ujung genteng dan menuju ke pantai
pelabuhan ratu,,

melewati pegunungan dan kebun teh yang sangat sepi dan gelap,, sementara si kecil terlelap di belakang.
jalanan yang lengang jarang kendaraan lewat, ane nyetir sambil gerayangin tubuh bini ane. ane remas remas toked dari samping,, dan itu membuat bini ane bergairah,,
( permainan tangan dan BJ bini ane di jalan sepi gak usah diceritain ya gan, bosen, ane fokus ke cerita selanjutnya )

perjalanan panjang dan sepi, setelah bini ikut terlelap kelelahan, suasana jenuh, membuat ane lelah berkendaraa, dan mencari kalau kalau ada warung kopi atau kedai mie rebus..
akhirnya, ada warung deket belokan sebelum turunan,,
ane turun dan memesan secangkir kopi hitam, sekedar menghilangkan kantuk dan lelah.
saat itu sekitar pukul 11 malem. warung sangat sepi, tidak ada kendaraan lewat, maklum bukan jalan propinsi, dan mungkin ini di pinggiran desa, ane duduk selonjoran kaki di lesehan warung tsb,
gak lama , si aa ( sebutan lelaki sunda ) datang membawa segelas kopi hitam. umurnya tidak lebih 20 thn.
kami pun ngobrol dan menanyakan pantai yang kami maksud, apakah masih jauh atau sudah dekat.
maklum daerah situ ane gak paham sama sekali
ternyata, warung itu tidak hanya menjual kopi dan mie instan, tapi menjual buah sawo..
ane inget bini sangat suka buah sawo,,
ane beranjak ke kekndaraan, dan membangunkan bini yang tertidur, kasih tau kalau ada yang jualan sawo
ane melanjutkan ngobrol dengan empunya warung, sambil menunggu bini turun dari kendaraan
mungkin karna masih ngantuk dan sisa serangan tangan ane tadi diperjalanan,
rok mini dan tengtop bini masih kondisi acak acakan, tanpa menyadarinya,, bini melangkah gontai mendekati ane dan tidur berbantal kaki ane yang selonjoran, mebelakangi si aa pemillik warung,,
ane yakin bener,, arah mata pandangan si aa, melihat jelas rok mini yang tersingkap di belakangnya, dengan resleting yang setengah tertutup,, membuat si aa menelan ludah
sepasang bokong yang putih dan paha yang mulus jelas terlihat dari arah si pemilik warung, karna posisi bini ane tiduran miring di kaki ane,,
yang bikin ane kelabakan, ternyata bini berusaha meremas remas konti ane,, haduuhh
pemilik warung permisi meninggalkan kami, dan menuuju tumpukan botol dagangan , yang ane yakin, dia berusaha bebas mengintip, tanpa merasa risih ke ane.
aaah biarin aja dia mau ngocok juga,,, hahahahahhahah
akhirnya kami tiba di pantai pelabuhan ratu sekitar pukul 1 malam.
suasana pantai yang jauh berbeda dan kondisi yang sangat jauh dengan kondisi waktu dulu, membuat kami kurang nyaman, dan berniat kembali pulang ke rumah saja, tetapi ane inget, ada saudara yang pernah ke pantai sawarna yang tidak jauh dari pantai pelabuhan ratu,
setelah melihat arah dan jarak di ponsel, kami memutuskan meluncur ke pantai sawarna
skip skip
tepat pukul 3 malam menjelang pagi, kami memasuki wilayah pantai sawarna. kami disambut penjaga gerbang dan beberapa perantara penginapan. tanpa kesulitan kami dapat penginapan di lantai dua,
beberapa anak anak muda perantara penginapan, menyambut kami, ada 4 atau 5 orang. ane sebut anak anak, karena usia mereka sekitar 15 sampe 20 tahunan.
ane membangunkan bini dan mengajak istirahat di penginapan, ane menggendong si kecil, dan tas tas, dibantu bawa oleh anak anak penginapan.
bini pun turun dan melangkah menaiki tangga menuju lantai dua. tempat kamar kami
posisi ane paling depan sambil menggendong si kecil, diikuti bini ane,,
dan anak anak penginapan di belakang membawa barang kami.
bini gak sadar kalau roknya masih belum beres, masih tersingkap.. membuat anak anak yang dibelakang,
melongo,,dan berdecak sange,,,karna jelas cangcut alias celdam bini terlihat jelas oleh mereka heheheehe
seorang dari mereka berbisik..aa mau pijat nggak ?..
ane nanya pijat apaa nih,, cewek apa cowok,,? tanya ane balik
cewek nggak ada a, kebanyakan disini pria dan tua, katanya
wah nggak kalau tua kalau muda sih boleh, ada nggak ? tanya ane lagi
sayah sajah atuh aa,, kata satu orang anak,
boleh deh,, satu anak saja ya kata ane.
setelah ngobrol tarif, dan menidurkan si kecil di kamar yang ber AC. ane pun tiduran di extra bed siap dipijit
sementara bini lanjut tidur di samping si kecil, dengan pakaian yang tentunya masih acak acakan
sambil dipijit ane ngobrol dengan si pemijit.. yang ternyata, pantai sawarna itu jauh dari tempat ane menginap
sekitar 30 sampe 40 mnt jalan kaki,,
waduhhh. itu juga baru 1 tempat . disawarna ada banyak pantai, kata sipemijat
ada goa juga, ada karang karang yang bagus, kalau jalan kaki gak akan keburu sehari, jadi harus memakai ojek wisata, kata sipemijat,
obrolan kami terhenti, karna ane terlalu capek, walaupun si pemijit kurang enak mijitnya, karna tukang pijit dadakan, tapi tetep kerasa enak, lumayan untuk melepas lelah.

ane terbangun saat si pemijat menepuk bahu dan bilang kalau sudah selesai, ane pun bergegas membereskan pembayaran, sambil menerima ongkos pijat, dia melirrik ke arah bini yang tertidur pulas sambil berkata, teteh mau sekalian dipijit nggak?
ane berkata,,, maa, mau di pijit nggak,, ? nggak ada jawaban, saking lelapnya mungkin karna capek
ane bilang kayaknya nggk tuh, lagian ane gak pegang duit lagi buat bayar extra pemijat untuk bini.
tenang aa, yang ini bonus, gak usah bayar, kata si anak pemijit
okelah,,tak tanya lagi bntar ya..
sambil ane goncang kaki bini, maah, mau di pijit nggak..bisik ane.
heem,, desahan lirih terdengar, ntah mengiyakan atau menolak. ane suruh saja si pemijit langsung kemijit bini ane, ane geser dulu posisi si kecil menjauh agar leluasa dalam ritual pijit.
karna memang bukan ahli memijit, si anak pijitanya hanya sekitar daerah paha saja dan sekitarnya
bukan pijitan, tapi elusan mungkin,, heheee entahlah ane gak terlalu perhatiin
walau celdam tersingkap bebas, tapi si anak sama sekali tidak berani menyentuh bagian bokong
hanya paha saja yang dipijit,
akhirnya ritual pijitpun selesai. karna ane dah gak kuat nahan kantuk. sedikit kecewa terlihat dari wajah
si anak, saat ane suruh selesai, dan ane butuh istirahat penuh.
esok hari sekitar pukul 9 pagi., ane terbangun oleh sikecil yang gangguin ane,,
indah sekali pemandangan dari atas, sambil menikmati kopi yang sudah disiapkan penginapan
pintu diketok dan munculah anak pemijat yang semalam dengan teman temanya, ada 4 orang
menawarkan jasa ojek. untuk mengantar kami menuju objek objek wisata disana
ane dan bini bersiap untuk menyewa 2 saja ojek pengantar, karena sikecil belom bisa dibonceng motor sendiri, harus ane pegangin,. tapi mereka berebut order, tidak ada yang mau mengalah,
akhirnya setelah tau tarif per kendaraan ojek nya, ane cuman bilang, ini ada sekian. silahkan mau di bagi
berapa kendaraan, akhirnya ada 3 ojek yang bersedia berbagi dana tersebut, mengantar kami secara bergantian. karna ada sekitar 5 atau 6 objek yang akan kami kunjungi
ane dan bini pun bersiap untuk mandi dan mengganti pakaian kami. tetapi salah seorang dari meraka bilang.. gak usah ganti a, nanti juga mau basah , kan kita di pantai..
hmm betul juga,,,, kami pun mandi dan memakai kembali pakaian semalam.

kami pun berangkat, 1 ojek, membawa ane dengan memangku si kecil,. 1 ojek,. membawa bini, 1 ojek cadangan,,
kendaraan melesat melewati jembatan dan jalan setapak yang sangat extrim. sport jantung juga nih,
ojek yang membawa ane sudah sangat terbiasa dengan medan disana.sehingga ane dan sikecil sampai duluan di salah satu pantai yang lumayan indah, ane lupa nama pantainya.
ojek yang membawa bini dan cadangan belum sampai, ane sambil menggendongku si kecil menuju warung untuk memesan kopi.
bu pesen 4 kopi hitam yah,, kata ane.
tak lama ojek bini dan satunya sampai, ane pun menyerahkan si kecil ke bini untuk mereka bermain air dipantai.
si ibu warung menghidangkan 4 gelas kopi, ane pun mengambil 1 gelas,
dan mempersilahkan 3 anak pengendara ojek untuk mengambil masing masing gelas kopi
salah satu dari mereka bilang,, makasih om. padahal 1 gelas aja cukup buat bertiga; katanya
kami dah biasa kopi segelas bertiga,,,hehheheeh tapi bini jangan kalau dipakai bertiga hehehe
sambil melirik bini yang sedang main air di pantai
degg… kata katanya menyindir atau apa nih,, hmmmm
dari kejauhan ane melihat ,, memang bini ane terlihat sangat sexy, rok mini merah terang, dipadu tengtop coklat, dengan kulit yang putih mulus. sangat sexy dan enak dipandang..

ane terdiam sambil melihat anak yang bicara tadi sambil cengar cengir,,
lalu dia bertanya,,: om. bininya keturunan yah, ? umur berapa ?
ane jawab, iya, umur 3o an lebih.
ooh pantesan putih mulus,,, matanya tak lepas dari bini ane yang main air

pucuk dicinta ulam roboh,, eeh tiba… pas momen, pas kondisinya
cuma ane tidak mau begitu saja memberikan bini ane untuk dinikmatin mereka bertiga
ane lalu berbisik. kalau mau.. silahkan deketin sendiri bini ane. kalau mau ane sih oke saja
wah yang bener om !… hampir teriak mereka kompak.
ya, dengan catatan asal usaha sendiri, dan bini ane mau loh,, sahut ane cepet
kan masih ada banyak objek yang belum kita datangi..
oke deal ya om.. om gak apa apa kan. tanya mereka ragu
ga apa apa. ane liat juga ngga akan apa apa .. tenang saja..kata ane
perjalanan selanjutnya kesebuah karang yang lumayan besar, banyak air yang ter jebak di karang
ane dan sikecil sibuk main air, sementara, bini ane suruh untuk foto2 selfie di karang yang agak jauhan
2 orang anak menawarkan jadi juru foto, itu disambut gembira oleh bini, satunya menunggu di kendaraan, rupanya mereka sepakat untuk bergantian membonceng bini ane
ane deketin anak yang sedang duduk menunggu motornya.
a, habis ini kita ke objek mana,, tanya ane
langsung dijawab, disebelah sana om., gak jauh dari sini, pantainya sepi , jarang ada orang, pantainya masih perawan,,
waah kebetulan,, anter ane duluan kesana, ntar meraka menyusul, pinta ane,
dia langsung menelpon temenya yang lagi foto foto bantuu bini ane.
lalu kami meluncur ke lokasi yang dituju…
melewati kebun sepi dan hamparan pasir , ane sampe duluan dilokasi dan membiarkan siikecil bermain air lagi
tak lama motor yang membawa bini datang, tapi kali ini hanya 1 motor.. walaaaahh
bini ditengah, diapit oleh 2 orang anak pengojek,, loh loh,,,
dengan alasan motornya bermasalah, dan dititipkan di warung, wkwkwkkw pinter juga akal bulus si anak

dengan alasan membantu memotret bini di tengah karang biar aman karna karang licin, 2 anak yang tadi membonceng bini, mulai berani menggandeng dan menuntun bini ke tengah karang yang berair dangkal.
biar ane jaga sikecil aja deh,, hehehehehhee
si anak yang mengantar ane pun ijin menyusul rekan mereka yang sedang berfoto ria ditengah karang merah

sambil mengawasi sikecil bermain air, ane liat mereka dari jauh sudah semakin akrab saja, ada yang berfoto bareng, ada yang sendiri, ada yang diapit 2 orang, ada yang dipeluk dari belakang,,hmm
bikin ane cemburu tapi konti ane berontak,.,,tegang
suasana pantai yang sangat sepi. membuat mereka bebas ngobrol, mungkin ngobrol jorok atau apa ane gak tau., hanya ane liat mereka ada memeluk bini dan mencium bibirnya bergantian.
sambil bermain air dan mengejar ikan yang terjebak di karang, mereka kembali menuju ke arah ane..
ane hanya tersenyum saat kami beranjak meninggalkan lokasi tersebut, dan menuju lokasi yang lain.

ane sengaja minta dibelakang kendaran ojek bini, agar ane bisa leluasa melihat posisi bini ane di bonceng 2 lelaki , dan benar saja..
anak yang bonceng dibelakang bini, tangan kanan mengelus elus paha putih bini ane, dan tangan kiri masuk ke dalam tengtop,, awwww,,, karna jalanan sangat sepi terjal, berliku,melewati kebun dan pekuburan, ditambah hari itu bukan hari libur dapat dibayangkan betapa sepinya
tiba tiba ojek yang membawa bini berbelok mengambil jalan setapak , tapi ojek ane tetep lurus, mengambil jalan yang agak halus. ane tetep diem saja,

tibalah ane di sebuah loket dan seperti tadi, ojek yang mengangkut bini ane, terlambat datang.. huaahhaha
kali ini ternyata disebuah objek sebuah goa., gak tau goa apa namanya.
diloket itu disewakan juga senter untuk penerangan didalam goa.
dan rombongan bini pun datang, bini menggendong sikecil, dan kamipun menuju ke arah goa.
baru di mulut goa saja suasana sudah gelap. sikecil sudah mulai rewel karena takut,
walau di tenangkan oleh 3 anak tadi dan membawa alat penerangan senter, tetep saja si kecil merasa takut dengan gelap
akhirnya ane putusin menggendong sikecil diluar saja, biar bini ditemani 3 anak lelaki memasuki goa yang gelap dan berair itu..tetapi karna bini merasa takut juga dengan gelap sepi , kami memutuskan untuk pergi dan pindah objek saja,,
tapi 3 anak lelaki tersebut sudah sangat sange, dari samping bini langsung dipeluk dan di cipok habis habisan,
1 anak lagi menciumi leher bini, 1 anak menciumi paha bini,, ane melihat tidak terlalu jauh, tapi karna kondisi gelap. ane tidak terlalu jelas melihat,
bini ane duduk disebuah cekukan batu, 1 anak mengeluarkan kontolnya dan dikocok sama bini ane, 1 anak tetap mencipok dari arah samping dan meramas susu bini ane dengan kaos tersingkap. susu yang putih terus diremas remas, 1 anak menciumi meki yang masih memakai celdam,
aaarrghh kontol ane juga ikut mengeras, tapi sayangnya. sikecil kembali rewel dan minta keluar goa karna takut gelap. dengan terpaksa ane keluar sambil menggendong sikecil,,,hik
meninggalkan bini ane yang sedang di serang abis abisan didalam,,
sambil berlalu, ane sempet mengingatkan mereka,,
jangan di dalam goa hooy,,,,takut takut nih goa ada penunggunya..,,,
sampai diluar ane duduk memangku sikecil dan sambil mengawasi situasi diluar

tak berapa lama, bini ane keluar goa, sambil berbenah pakaian,,
loh kenapa mah,,, ? tanya ane,,
takut aah pah,, gelap. serem hiiy..
lalu diikuti 3 anak lelaki , seperti kecewa wajah mereka,, kentang mungin,
tapi apa boleh buat, bini ane sudah beranjak dan menggendong si kecil
karna sikecil rewel, posisipun berbalik, bini yang memangku si kecil
sedang ane diapit oleh 2 orang lelaki,,, sialan banget
karna hari sudah beranjak siang, dan penginapan sudah waktunya chekout, kami memutuskan untuk langsung ke penginapan saja,

ketiga anak lelaki tersebut mengantar kami sampai pintu penginapan, dan setelah menyalami, mereka pun berpamitan,

menjelang senja, kami meluncur meninggalkan wilayah pantai ,,
memasuki wilayah sukabumi, ane menanyakan ke bini, didalem goa di apain saja
kata bini,,
nggak nggapa ngapain koq pah,, keburu takut, takut ada penunggunya
yang mama kocokin gak sampe muncrat pah. yang ciumd dan remas susu juga ngga sempet keluarin kontolnya, tapi yang nyium paha mama, dia sambil ngocok pah, muncrat banyak di paha ..
trus mama tinggalin mereka , soalnya takut gelap,….
ane tertawa membayangkan 2 orang yang kentang ditinggalin bini,, hehehehehhehe
dalam perjalanan pulang,, bini ane suruh hanya memakai celdam saja, tapi atas memakai jaket
karna ac sangat dingin terasa, bini ane mengocok konti ane sambil tersenyum mengingat kejadian tadi,,

sampai dirumah, ane sergap meki bini yang belum sempat dinikmati 3 anak lelaki

sekian

Tidak ada Komentar on "Istri muven di pantai sawarna"

Leave a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *